Detak Kompak news
PANGKALPINANG — Kesiapsiagaan menghadapi kondisi kegawatdaruratan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis. Kemampuan memberikan pertolongan awal juga penting dimiliki masyarakat, termasuk aparatur pemerintahan yang setiap hari beraktivitas di tengah lingkungan kerja dan masyarakat.
Semangat tersebut menjadi perhatian Sekretariat DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang digelar bersama Fakultas Kedokteran Universitas Bangka Belitung (UBB), Rabu (23/9/2026).
Sebanyak 30 pegawai Sekretariat DPRD Babel mengikuti pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan dasar dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan, terutama ketika seseorang mengalami henti jantung atau kondisi medis yang membutuhkan pertolongan segera.
Sekretaris DPRD Babel Dedy Apriandy mengatakan, dalam kondisi darurat, kecepatan memberikan pertolongan awal dapat menjadi bagian penting sebelum pasien mendapatkan penanganan dari tenaga medis.
“Pelatihan ini memberikan pengetahuan dasar bagaimana melakukan penanganan ketika terjadi kondisi kegawatdaruratan, termasuk serangan jantung. Kami berharap peserta tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan tersebut ketika dibutuhkan untuk membantu orang lain,” ujar Dedy.
Menurutnya, peningkatan kapasitas pegawai tidak semata berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas kedinasan. Lebih dari itu, pegawai juga diharapkan memiliki kepedulian dan kesiapsiagaan ketika berhadapan dengan situasi yang menyangkut keselamatan orang lain.
Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari Fakultas Kedokteran UBB mengenai prinsip dasar bantuan hidup, pengenalan kondisi kegawatdaruratan, serta langkah awal yang dapat dilakukan secara cepat dan tepat sembari menunggu bantuan medis.
Bagi Sekretariat DPRD Babel, keterampilan tersebut memiliki nilai praktis karena dapat diterapkan tidak hanya di lingkungan kantor, tetapi juga di rumah, lingkungan sosial maupun ruang publik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-3 Universitas Bangka Belitung, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintahan dalam menghadirkan edukasi yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Dedy mengapresiasi Universitas Bangka Belitung, khususnya Fakultas Kedokteran, atas kolaborasi tersebut.
“Kami berterima kasih kepada UBB dan Fakultas Kedokteran atas inisiatif serta kerja sama ini. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga manfaatnya semakin luas, tidak hanya bagi pegawai Sekretariat DPRD Babel, tetapi juga masyarakat,” katanya.
Ia menilai kerja sama dengan perguruan tinggi penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui edukasi dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan di lapangan.
Dedy berharap pengetahuan yang diperoleh para peserta tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Sebaliknya, keterampilan tersebut dapat menjadi bekal yang melekat dan digunakan ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari.
Sebab, dalam kondisi kegawatdaruratan.Satu tindakan cepat yang dilakukan dengan pengetahuan yang tepat dapat menjadi pertolongan yang sangat berarti bagi keselamatan seseorang.
Red.anasn70
Sekretariat DPRD Babel dan FK UBB Perkuat Kesiapsiagaan Pegawai Hadapi Kondisi Darurat





