337 Casis Berebut Kursi Polri 2026, Kapolres Bangka Tekankan Integritas: “Jangan Tergoda Jalan Pintas”

Detak Kompak News

Bangka – Komitmen menghadirkan rekrutmen Polri yang bersih dan berintegritas kembali ditegaskan Polres Bangka melalui kegiatan penandatanganan Pakta Integritas bagi calon siswa (casis) Bintara dan Tamtama Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Penandatanganan dilakukan oleh para casis dan panitia sebagai bentuk komitmen bersama menolak segala bentuk kecurangan.

Dipimpin langsung oleh Kapolres Bangka, AKBP Deddy Dwitiya Putra, kegiatan ini juga terhubung secara virtual dengan pelaksanaan terpusat di Gedung Tribrata Polda Kepulauan Bangka Belitung melalui Zoom Meeting.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa integritas adalah fondasi utama dalam proses rekrutmen Polri. Ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak tergoda praktik-praktik curang yang dapat merusak masa depan mereka sendiri.

“Kami tegaskan, tidak ada ruang untuk kecurangan. Pegang teguh prinsip BETAH. Percayalah pada kemampuan diri sendiri, karena proses ini dilakukan secara terbuka dan adil,” tegas AKBP Deddy Dwitiya Putra.

Data yang dihimpun menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Sebanyak 337 pendaftar casis Bintara dan Tamtama Polri TA 2026 tercatat mendaftar melalui Polres Bangka secara online.

Dari jumlah tersebut, 306 peserta telah dinyatakan lolos tahap verifikasi awal dan siap mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Kapolres juga menekankan peran penting masyarakat dalam mengawal proses rekrutmen ini agar tetap bersih. Ia mengimbau agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Jika ada yang mengaku bisa meluluskan dengan cara instan, itu tidak benar. Laporkan. Proses seleksi Polri gratis dan transparan,” tegasnya.

Melalui penandatanganan Pakta Integritas ini, Polres Bangka berharap dapat melahirkan generasi anggota Polri yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas tinggi serta mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dengan pengawasan ketat dan komitmen bersama, proses rekrutmen Polri 2026 diharapkan menjadi contoh nyata bahwa kepercayaan publik dibangun dari transparansi dan kejujuran sejak awal.

Red Anasn70

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *