Sulut | Detik Kompasnews.id
Gas Elpiji 3 Kg Langkah, PJS Sulut Soroti PT Pertamina. Karena di beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Utara saat ini sedang di rundung keresahan akibat kelangkaan gas LPG 3 kg dari peredaran. Pantauan media dibeberapa Kabupaten dan Kota di Sulut warganya menjerit dan bingung untuk mendapatkan gas LPG 3 kg.
Adapun seorang ibu rumah tangga di kota Bitung, ibu Yuli mengatakan bahwa,
“Kami bingung kenapa bisa LPG 3 kg bisa langka begini, padahal Pertamina dan Pemerintah menjamin ketersediaan stok untuk Nataru, tapi nyatanya saat ini kami masyarakat susah mendapatkan gas LPG tersebut, apa karna banyak yang sudah di bawah ke Maluku Utara melalui kapal Fery hingga stoknya kurang untuk kami di sini” ungkap Bu Yuli yang merupakan warga masyarakat Bitung timur kelurahan pateten.
Menyikapi kelangkaan gas lpg 3 kg di pelosok daerah di Sulut membuat organisasi kewartawanan Pro Jurnalismedia Siber Sulut angkat bicara.
Melalui Ketua DPD Pro Jurnalismedia Siber Sulut Butje Lengkong menyoroti PT Pertamina yang di nilai bertanggung jawab atas kelangkaan gas lpg 3 kg.
Semestinya lanjut Ketua Butje pihak PT Pertamina harus penuh kepekaan karena warga sangat membutuhkan gas lpg 3 kg apa lagi ini di bulan Desember warga umat Kristiani akan merayakan hari raya Natal.
” Pihak PT Pertamina semestinya harus bergerak cepat dan mengantisipasi agar gas lpg 3 kg tak menjadi kelangkaan, ” sorot Ketua Butje Lengkong.
Lanjut,ungkap Ketua PJS Sulut pihak PT Pertamina harus transparan kepada warga masyarakat apa penyebab kelangkaan gas lpg 3 kg, tentu hal ini harus di buka secara terang benderang.
PJS Sulut mengingatkan dalam situasi menyambut dan merayakan hari raya keagamaan umat Kristiani bahkan masyarakat pemakai bahan bakar gas 3 kg PT Pertamina(Persero)harus peka dan cepat bergerak mengantisipasi agar tidak ada lagi terjadi kelangkaan gas lpg 3 kg seperti saat ini.
” PJS Sulut akan mengawal secara bersama-sama supaya tidak ada lagi terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 kg di Sulawesi Utara, ” pungkas Ketua PJS Sulut Butje Lengkong.
(Marcel Mawuntu)