Detak Kompak News
BANGKA — Rencana pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Karya Makmur, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, masih menghadapi kendala status lahan yang berada dalam wilayah IUP PT Timah Tbk.
Persoalan tersebut disampaikan perwakilan pengurus KDMP Karya Makmur, Bean Saputra, saat mengikuti reses Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Imam Wahyudi dan Imelda, di Balai Desa Karya Makmur, Sabtu (12/9/2026).
Bean berharap dukungan wakil rakyat agar persoalan lahan dapat segera dicarikan jalan keluar, sehingga pembangunan Gerai KDMP yang ditujukan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa dapat direalisasikan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Imam Wahyudi menilai persoalan status lahan harus segera ditindaklanjuti secara bersama-sama. Menurutnya, kejelasan lokasi dan status lahan menjadi langkah penting agar pembangunan Gerai KDMP tidak terus tertunda.
“Ini persoalannya sama, terkait status lahan kita harus bergegas. Tadi saya sudah bilang, Pak Kades, perangkatnya kami tunggu. Kapan mau audiensi ke Komisi III, karena itu bidang kami,” ujar Imam.
Imam menegaskan, penyelesaian tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Ia mendorong pengurus KDMP berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan lokasi yang akan digunakan, kemudian membawa persoalan tersebut dalam koordinasi lintas Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
“Pak Bean bersama pengurus KDMP koordinasi dengan kepala desa, lokasi yang mau dituju di mana. Ke Ibu Camat bisa kita laporkan, ke Pak Koramil juga kita laporkan, supaya kita kompak bersatu,” tuturnya.
Menurut Imam, keterlibatan pemerintah desa, kecamatan dan unsur Forkopimcam penting agar persoalan lahan dapat dipetakan secara jelas dan dicarikan solusi sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kalau Forkopimcam ini sudah bersatu, insyaallah persoalan ini bisa kita selesaikan,” katanya.
Imam menambahkan, DPRD Babel siap membuka ruang pembahasan melalui Komisi III apabila pemerintah desa telah menyiapkan administrasi dan data yang diperlukan.Bagi Imam, pembangunan Gerai KDMP bukan sekadar persoalan bangunan, tetapi bagian dari upaya menghadirkan ruang ekonomi yang dapat dimanfaatkan masyarakat desa. Karena itu, ia berharap seluruh pihak bergerak bersama agar persoalan administratif tidak menjadi penghambat berkepanjangan.
Aspirasi tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam reses DPRD Babel, sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat tidak berhenti pada mendengar keluhan, tetapi mendorong agar persoalan tersebut memiliki jalan penyelesaian yang konkret dan sesuai aturan.
Red anasn70
Gerai Koperasi Desa Karya Makmur Terkendala IUP, Imam Wahyudi Dorong Percepatan Status Lahan Detak Kompak News
Persoalan tersebut disampaikan perwakilan pengurus KDMP Karya Makmur, Bean Saputra, saat mengikuti reses Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Imam Wahyudi dan Imelda, di Balai Desa Karya Makmur, Sabtu (12/9/2026).




