Demokrasi Menciduk Pikiran dan Hati Dalam Senja Kelabu dari Gadis Desa Bangka Lelak Paskalina Hilda Gardis

 

Manggarai, DetikKompasNews.id — Pilkada didepan mata, banyak cara yang digunakan oleh para calon Gubernur, Bupati atau walikota untuk mendapatkan simpatik dari masyarakat, Paskalina Hilda Gadis Desa Bangka Lelak Kacamatan Lelak Kabupaten Manggarai Propinsi NTT bercerita salam hal ini,l. Pada kemarin ke awak media, Rabu 25 September 2024.

Untuk menjadi seorang pemimpin didaerahnya masing-masing tetapi banyak pula Yang mempunyai cara atau strategi untuk mendapatkan suara yang begitu banyak dihari pencoblosan yaitu dengan cara menyerang privasi masing-masing bahkan dengan cara yg tidak pantas seperti kata-kata kasar atau mendengar kata-kata dari orang lain sebagai Tameng untuk membenci calon yang lain.

Itu semua adalah cara orang-orang yang tidak berbobot untuk dipilih oleh masyarakat didalam petarungan pesta demokrasi .Masyarakat membutuh calon pemimpin yang berkata apa adanya bukan hanya ingin mengejar kekuasaan,maka dengan itu untuk menyampaikan informasi harus sesuai dengan data Yang valit sehingga publik akan menilai kebenaran data Yang disampaikan,namun realitanya banyak juga pemilih yang tidak mampu menganalisa dengan baik mungkin begitu banyak alasan atau faktor lain salah satunya mungkin karena Ekonominya lemah dan tingkat pemikirannya juga rendah maka mudah sekali untuk menerima Uang sebagai imbalan untuk memberikan dukunganya kepada calon tertentu.Tetapi jika kita sebagai pemilih untuk memilih pemimpin,harus mampu melihat Rekam jejaknya dari para calon yg ingin berkontetasi didunia demokrasi,sebab dengan begitu maka kita akan mampu menilai para calon dengan baik,bukan karena dengan kebencian pribadi maka kita tidak akan mampu menilai kebaikan-kebaikan yang dia lakukan dan yang kita rasakan.untuk itu seorang calon pemimpin harus mampu menjadi dirinya sendiri bukan karena Keegoan dirinya untuk mengejar mimpi
menjadi seorang pemimpin bila dia tidak mampu menyampaikan ide atau gagasan yg baik dan kepentingan banyak orang,maka kita sebagai para pemilih untuk tidak mencoblosnya dibalik Ruangan yg berukuran tiga kali empat,calon pemimpin Yang
baik harus memberikan pengetahuan politik yang baik terhadap masyarakat supaya masyarakat memliki pengetahuan dan mengetahui calon pemimpin mana Yang harus mereka pilih sebagai pemimpin,karena dia akan bertanggung jawab untuk membawa daerahnya dengan baik dan demi kesejahteraan
banyak orang .Kerendahan hati seseorang calon pemimpin akan teruji jika dia berkata apa adanya,dan selalu menyampaikan permohonan maaf kepada semua orang.namun banyak orang berpikir kalau permohonan maaf diucapkan maka orang tersebut sudah benar-benar salah Dimata banyak orang karena kita tidak berpikir apa maksud dari semuanya itu karena disaat itulah seorang pemimpin sedang mengajarkan kepada kita semua untuk selalu bersyukur dan belajar untuk selalu Rendah hati.untuk itu jadilah pemimpin Yang memiliki kodrat yang sejati karena dari sanalah kita mengetahui bawa calon pemimpin tersebut mampu memimpin daerahnya dengan mengunakan hati untuk kepentingan banyak orang,” tuturnya.

(Safrinus Rahmat Taji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *