Detak Kompak News
SUNGAILIAT — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, suasana hangat penuh kebersamaan terlihat di kediaman Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka, Erigustian, di Kelurahan Jelitik, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Sabtu (23/05/2026) sore.
Ratusan warga dari Kelurahan Jelitik dan Desa Rambak memadati lokasi kegiatan pembagian bantuan sosial (baksos) berupa beras yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka bersama Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekaligus Anggota DPRD Provinsi Babel, Imam Wahyudi.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum berbagi menjelang Idul Adha, tetapi juga mempererat silaturahmi antara kader partai dan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan cukup berat oleh sebagian warga.
Menariknya, bantuan beras yang dibagikan kepada masyarakat dibeli langsung dari petani padi lokal di wilayah Riau Silip. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap petani sekaligus membantu perputaran ekonomi masyarakat lokal.
Dalam sambutannya, Imam Wahyudi menyampaikan rasa syukur karena masih dapat berkumpul dan berbagi bersama masyarakat. Ia menegaskan, kegiatan sosial yang dilakukan PDI Perjuangan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian kepada rakyat.
“Alhamdulillah, pada sore hari ini kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk bersilaturahmi bersama masyarakat. Menjelang Hari Raya Idul Adha, mudah-mudahan kebersamaan dan kekompakan seperti ini terus terjaga,” ujar Imam Wahyudi.
Ia juga mengapresiasi peran Erigustian yang dinilai aktif membantu masyarakat, mulai dari persoalan kesehatan hingga kebutuhan sosial warga.
“Banyak masyarakat yang sudah merasakan langsung bantuan dan perhatian dari Pak Erigustian. Mulai dari membantu pengurusan BPJS, membantu warga yang sakit, hingga menjembatani aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Inilah bentuk pengabdian yang harus terus dijaga,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Imam Wahyudi turut mensosialisasikan program operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu yang mengalami gangguan penglihatan.
“Kami ingin program operasi katarak ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jika ada keluarga atau tetangga yang membutuhkan operasi katarak, silakan sampaikan kepada kami atau pengurus partai di wilayah masing-masing. Insya Allah akan kami bantu dan fasilitasi,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa perjuangan kader partai tidak boleh berhenti hanya saat momentum politik, tetapi harus terus hadir membantu masyarakat dalam berbagai kondisi.
“Kami berharap seluruh kader, simpatisan, dan keluarga besar PDI Perjuangan tetap menjaga kesetiaan, kekompakan, dan semangat gotong royong. Jangan pernah lelah membantu masyarakat, karena kekuatan partai ini lahir dari kebersamaan dan kepedulian kepada rakyat kecil,” tegas Imam Wahyudi.
Sementara itu, Erigustian menyampaikan bahwa kehadiran partai di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab moral dan komitmen untuk terus mendengar kebutuhan rakyat.
“Kami dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir. Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan hanya saat kampanye, tetapi sebagai bentuk komitmen untuk terus bersama rakyat,” ujar Erigustian.
Menurutnya, seluruh kader partai diarahkan untuk aktif turun langsung membantu masyarakat, baik dalam bidang sosial, kesehatan, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.
“Kami diajarkan untuk terus hadir di tengah rakyat. Jangan melihat besar kecilnya bantuan, tetapi bagaimana niat berbagi itu benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Erigustian juga menegaskan bahwa bantuan beras yang dibagikan dibeli langsung dari petani lokal sebagai bentuk dukungan terhadap hasil pertanian masyarakat Bangka.
“Kami sengaja membeli langsung dari petani dan penampung lokal agar manfaatnya juga dirasakan petani kita. Mudah-mudahan silaturahmi ini terus terjalin dan PDI Perjuangan selalu hadir bersama rakyat,” tutupnya.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kepala Lingkungan Jelitik, Ali, menilai PDI Perjuangan selama ini dikenal dekat dengan masyarakat dan aktif turun langsung membantu warga.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Partai hadir langsung di tengah masyarakat dan ikut merasakan kondisi warga,” ujarnya.
Hal senada disampaikan warga Jelitik, Yani, yang merasa terbantu dengan bantuan beras di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami,” ucapnya singkat.
Sementara warga Desa Rambak, Yadi, mengaku bersyukur masih ada perhatian dari para wakil rakyat terhadap kondisi masyarakat kecil.“Kami berterima kasih kepada Pak Imam dan Pak Eri yang masih memperhatikan keadaan warga. Beras ini sangat membantu kami menghadapi Hari Raya Idul Adha,” katanya.
Redaksi : Anas N70
PDIP Bangka Bagikan Baksos dan Gaungkan Operasi Katarak Gratis, Imam Wahyudi dan Erigustian Tegaskan Politik Harus Hadir untuk Rakyat
Ratusan warga dari Kelurahan Jelitik dan Desa Rambak memadati lokasi kegiatan pembagian bantuan sosial (baksos) berupa beras yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka bersama Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekaligus Anggota DPRD Provinsi Babel, Imam Wahyudi.
Dalam sambutannya, Imam Wahyudi menyampaikan rasa syukur karena masih dapat berkumpul dan berbagi bersama masyarakat. Ia menegaskan, kegiatan sosial yang dilakukan PDI Perjuangan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian kepada rakyat.
Sementara itu, Erigustian menyampaikan bahwa kehadiran partai di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab moral dan komitmen untuk terus mendengar kebutuhan rakyat.




