Foto : RSUD Dr. Iskak Tingkatan Kapasitas Layanan/ Istimewa
TULUNGAGUNG | DETAK KOMPAK NEWS— RSUD dr. Iskak Tulungagung terus memperkuat kapasitas layanan kesehatan dengan meresmikan ruang perawatan intensif baru, High Care Unit (HCU) 6.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya bagi pasien yang membutuhkan pengawasan intensif.
Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Zuhrotul Aini, menyampaikan bahwa operasional HCU 6 merupakan respons atas tingginya tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di unit intensif.
Menurutnya, kebutuhan layanan perawatan intensif terus meningkat seiring dengan perubahan pola rujukan pasien, terutama dari rumah sakit tipe B menuju tipe A.
“Hari ini kami operasionalkan HCU 6 sebagai upaya memenuhi kebutuhan layanan intensif yang semakin tinggi. Ini juga merupakan hasil penyesuaian dari ruang yang sebelumnya telah ada,” ujarnya.
HCU 6 dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada Kamis, 2 April 2026. Unit ini akan diperkuat oleh tenaga medis profesional dari berbagai lini, termasuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), serta tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi khusus di bidang perawatan intensif.
Manajemen rumah sakit memastikan bahwa seluruh alur pelayanan telah disusun secara sistematis dan terintegrasi. Evaluasi berkala juga akan terus dilakukan guna menjaga mutu layanan serta menjamin keselamatan pasien.
Selain peningkatan fasilitas dan sumber daya manusia, RSUD dr. Iskak juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelayanan. Seluruh tenaga kesehatan diimbau untuk mengedepankan komunikasi yang efektif serta sikap ramah dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
“Kesembuhan pasien tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan alat medis, tetapi juga dari sikap dan pelayanan yang diberikan oleh petugas,” tambah dr. Aini.
Dengan beroperasinya HCU 6, RSUD dr. Iskak Tulungagung optimistis mampu memperluas jangkauan layanan kesehatan yang lebih cepat, responsif, dan berkualitas, baik bagi masyarakat Tulungagung maupun pasien rujukan dari daerah sekitar.
Reporter : Zainan Arifin





