DPRD Babel Jemput Bola ke Bappenas, Dorong Percepatan Pembangunan Pelabuhan Pangkalbalam

 Detak Kompak News

Pangkal Pinang, Komitmen DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dalam mendorong pembangunan Pelabuhan Pangkal balam terus diperkuat.

Melalui Komisi III, DPRD Babel melakukan langkah proaktif dengan turun langsung ke Jakarta guna memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai rencana dan target nasional.

Koordinasi dan sinkronisasi dilakukan bersama Direktorat Pembangunan Indonesia Barat (PIB), Kementerian PPN/Bappenas RI, pada Kamis, 5 Februari 2026.

Pertemuan ini menjadi bagian penting dari upaya percepatan realisasi Pelabuhan Pangkal balam yang diproyeksikan sebagai simpul logistik dan pintu gerbang ekonomi baru bagi Bangka Belitung.

Rombongan Komisi III DPRD Babel dipimpin oleh Ketua Komisi III, Taufik Rizani, A.Md, didampingi Sekretaris Johan Vigario, SE, serta anggota Imam Wahyudi, S.IP, MH, Leviyan, Bobby, dr. Zarril, dan H. Rustam Mataris.

Sementara itu, dari Direktorat Pembangunan Indonesia Barat Bappenas RI hadir Fidelia Silvana, Rima Wilya (Dit. PIB), Runnaidi selaku Kepala Bidang Kepelabuhanan, beserta jajaran teknis lainnya. Pertemuan berlangsung konstruktif dengan pembahasan mendalam terkait perencanaan, tahapan pembangunan, hingga sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.

Anggota Komisi III DPRD Babel, Imam Wahyudi, S.IP, MH, menegaskan bahwa pembangunan Pelabuhan Pangkal balam tidak boleh berjalan lambat. Terlebih, proyek tersebut telah masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN), sehingga membutuhkan pengawalan serius dari seluruh pemangku kepentingan.

“Ketika sudah ditetapkan sebagai PSN, artinya Pelabuhan Pangkal balam bukan hanya kepentingan daerah, tetapi juga kepentingan nasional. Karena itu, prosesnya harus kita kawal agar percepatannya benar-benar terwujud,” ujar Imam.

Ia menambahkan, sebagai daerah kepulauan dengan aktivitas ekonomi yang bergantung pada jalur laut, Bangka Belitung sangat membutuhkan pelabuhan yang representatif, besar, dan modern.

Keberadaan pelabuhan tersebut diyakini akan menjadi penopang utama distribusi barang, penguatan sektor industri, serta pengelolaan potensi sumber daya alam, termasuk sektor pertambangan dan maritim.

“Pelabuhan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing ekonomi daerah, memperlancar arus logistik, dan membuka peluang investasi yang lebih luas bagi Bangka Belitung,” tambahnya.

Melalui langkah jemput bola ke pemerintah pusat, DPRD Babel berharap pembangunan Pelabuhan Pangkal balam dapat segera terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung.

Red. AnasN70

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *