DKN : Jakarta
MENKEU RI : Sri Mulyani Di Istana Merdeka, kemarin siang Presiden @prabowo bersama beberapa Menteri – menerima laporan kemajuan dan perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia.
Ada 25 KEK di berbagai lokasi di Indonesia yang telah menanamkan modal sebesar Rp 263,4 Triliun – dan@menyerap 160.874 tenaga kerja.
Dari KEK diharapkan proses industrialisasi di Indonesia baik manufaktur maupun jasa akan semakin maju dan dalam sehingga mendorong transformasi ekonomi Indonesia makin kuat, maju dan mandiri. Juga kemajuan serta pemerataan ekonomi daerah dapat didorong.
Selain sektor hilirisasi pertambangan dan mineral, perusahaan yang beroperasi di KEK juga industri kimia, industri mesin, logistik, kesehatan , digital dan data center, dan pariwisata.
KEK mendapat fasilitas kemudahan dan pembebasan baik fiskal (perpajakan) maupun non fiskal.
Beberapa persoalan yang dilaporkan kepada Presiden @prabowo dan mendapat perhatian dan instruksi untuk mengatasi antara lain; masalah infrastruktur : jalan, listrik renewable, pelabuhan, aiport/bandara. Masalah ijin lingkungan dan pembebasan lahan, serta masalah pelayanan termasuk kemudahan layanan kepabeanan.
Presiden @prabowo mengharapkan KEK dapat diperluas karena dibanding negara ASEAN lain, Indonesia masih terbatas dan kecil ukuran KEK. Namun Presiden @prabowo berpesan agar KEK dikelola secara baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan mendukung kedaulatan dan kesatuan perekonomian Indonesia.
Sangat bermanfaat mendengar langsung dari pelaku ekonomi, untuk terus memperbaiki kebijakan dan pelayanan.
Istana Merdeka, 22 Juli 2025.
Menkeu
(RED)





