Kapolda Babel Resmikan Rumah Layak Huni untuk Warga Temberan, Wujud Kepedulian Polri di HUT Bhayangkara ke-80

Detak Kompak news.

PANGKALPINANG – Komitmen Polri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali ditunjukkan oleh Polda Kepulauan Bangka Belitung melalui program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Viktor T. Sihombing, meresmikan rumah layak huni milik pasangan Usman Gumanti dan Aifie di Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Kamis (18/6/2026).

Peresmian ditandai dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada keluarga penerima manfaat. Momen tersebut berlangsung hangat dan penuh haru, disaksikan Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, jajaran Pejabat Utama Polda Babel, serta masyarakat sekitar.

Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing menegaskan bahwa program bedah rumah merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup warga yang membutuhkan.

“Program bedah rumah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Polda Bangka Belitung dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Ini bukan kegiatan yang berhenti sampai di sini, melainkan program berkelanjutan yang akan terus kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat,” ujar Viktor.

Menurutnya, hingga saat ini terdapat 13 rumah warga kurang mampu yang masuk dalam program bedah rumah Polda Babel. Sebagian telah selesai dibangun, sementara lainnya masih dalam proses pengerjaan dan verifikasi.

“Data yang kami miliki saat ini ada 13 rumah yang menjadi sasaran program. Selain itu, masih ada sejumlah usulan dari masyarakat yang sedang kami telaah bersama jajaran Bhabinkamtibmas untuk memastikan bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

Kapolda menjelaskan, program tersebut telah dilaksanakan di berbagai wilayah di Pulau Bangka maupun Pulau Belitung. Bahkan, kegiatan serupa turut digerakkan oleh jajaran Polres hingga Polsek sebagai bentuk kepedulian sosial Polri di tingkat akar rumput.

Ia meyakini bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat memiliki hubungan erat dengan terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

“Kami percaya bahwa ketika masyarakat hidup lebih sejahtera dan memiliki tempat tinggal yang layak, maka stabilitas kamtibmas juga akan semakin terjaga. Karena itu, Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya memberikan apresiasi atas langkah konkret yang dilakukan Polda Bangka Belitung melalui program bedah rumah tersebut. Ia menilai program ini mencerminkan wajah humanis Polri yang hadir dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat.

“Program ini sangat baik dan patut diapresiasi. Apa yang dilakukan Polda Bangka Belitung bukan hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan kebermanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Bambang juga mengapresiasi kolaborasi yang dibangun Polda Babel dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan hunian layak bagi warga kurang mampu.

Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat menjadi modal penting dalam memperkuat solidaritas sosial serta menghadirkan solusi nyata bagi persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Semangat gotong royong seperti ini harus terus dijaga. Saya melihat kontribusi Polda Bangka Belitung sangat dirasakan masyarakat. Selamat Hari Bhayangkara ke-80, semoga Polri semakin dicintai rakyat,” katanya.

Rumah milik Usman dan Aifie sebelumnya berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Pembangunan rumah layak huni tersebut dimulai pada 21 Mei 2026 dan berhasil diselesaikan dalam waktu 16 hari. Kini, keluarga tersebut dapat menempati rumah yang lebih aman, nyaman, dan sehat.

Program bedah rumah yang digagas Polda Bangka Belitung menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di usia ke-80 tahun pengabdiannya, Polri terus berupaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai program yang humanis, inklusif, dan berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *