Manggarai, Detik Kompas News — Panitia Rm. Pepi Bora Pr gelar kegiatan Festival Golo Curu pada Kamis tanggal 3 oktober-tgl 7 Oktober 2024 dibuka dari jam 7.malam sampai 23.00 Wib.
Saat awak media Detik Kompas New ketua panitia menyebutkan penyelenggara kegiatan tersebut mengenai kegiatan yakni, “Kegiatan ini merupakan kegiatan religi dan budaya yang menjadi satu tanpa dipisahkan dengan mengusung tema Harmoni pedagogis dan sejahtera.
Tambahnya lagi, “Dalam kegiatan tersebut ada 7 paroki kota dan 5 paroki luar kota untuk melakukan kegiatan prosesi, sedangkan Lokasi pameran UMKM plataran paroki katedral Ruteng dalam acara festival Golo curu tersebut di isi oleh beberapa kegiatan,” ujarnya.
Dalam kegiatan diantaranya :
1.prosesi Religi bunda Maria Ratu rosari
2.pameran UMKM kabupaten Manggarai
3.parade etnis,budaya,caci,teater,Maria, kolosa
4.prosesi Bunda Maria dari Reo menuju kateral.
Dalam kegiatan tersebut peserta Yang hadir Sebagai berikut.
1. Semua paroki Kevikepan Ruteng,Reo keuskupan Ruteng kabupaten manggarai
2.Dinas pariwisata kabupaten Manggarai,UMKM kabupaten Manggarai,etnis,budaya
3. Sekolah dalam wilayah Ruteng dan Satarmese
Lanjut Pepi, selaku ketua panitia penyelenggara kegiatan, kita memilih lokasi golocuru tanpa alasan, karena puncak festival itu nanti pentahtaan Bunda Maria Ratu rosari di Gua Maria Golo curu sebagai puncak acara pada tanggal 7 Oktober 2024,”
Pesta Maria Ratu Rosari sebagai destinasi religi kabupaten Manggarai, sedangkan plataran paroki kateral Ruteng sebagai pusat kegiatan religi, budaya dan hiburan.
Masyarakat yang ada disekitar lokasi dan para peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut merasa senang dan dapat meningkatkan UMKM Lokal dan menghidupkan budaya Manggarai yang ada.dan tujuan dari kegiatan tersebut untuk menghidupkan religi dan budaya orang manggarai,dan harapanya bahwa semua umat harus terlibat dan melibatkan diri dalam kegiatan tersebut, karena gereja adalah kita,dan kita adalah gereja.kebersihan ekologis tujuan kita. sedangkan Rm.Josi Erot PR menambahkan selaku ketua seksi pameran menambahkan bahwa bagiamana animo masyarakat dalam kegiatan tersebut dilihat dari bertambahnya peserta UMKM untuk memajukan kehidupan secara ekonomis sekaligus untuk menunjukan persaudaraan dalam keanekaan menuju sebuah bonum communae yaitu kebaikan bersama katanya,”tutupnya.
(Safrinus Rahmat Taji)





