Bitung, Detik Kompas News — Salah satu warga Manembo – nembo Matuari Kota Bitung Sulut Grace Longdong melaporkan PT. Smart Multi Finance Bitung terkait dugaan perampasan mobil yang di punya, korban ini tidak terima hingga dia datang melaporkan hal ini pada Rabu 2 Oktober 2024.
Diketahui Laporan masyarakat atas nama Grace yang diduga menjadi korban perampasan mobil miliknya sudah diterima di polres bitung dengan surat tanda bukti laporan pengaduan nomor : STBLP/246/X/2024/SPKT/POLRES Bitung/Polda Sulawesi Utara.
Grace masyarakat kelurahan Manembo-nembo atas kecamatan matuari kota bitung diduga mengalami kejadian perampasan mobil Suzuki R 3 dengan nomor polisi DB 1042 QV miliknya yang diduga dirampas oleh pihak PT.Smart multi finance bitung pada pukul 09:00 hari senin,30 september 2024.
saya merasa terancam dan sangat dirugikan karena mobil milik saya dirampas dirumah tanpa ada persetujuan dari saya
memang ada keterlambatan pembayaran selama 3 bulan karena faktor ekonomi tapi saya selalu berkomunikasi dan ada etikat baik untuk membayar dan melunasi setiap tagihan
tapi dengan cara mereka seperti ini saya tidak terima untuk itu saya telah datang dan melapor kepada polres bitung agar dugaan kasus perampasan mobil yang saya alami boleh diproses secara hukum dan ditindaklanjuti serta saya bisa mendapatkan keadilan,”Tutur Grace.
Aktivis HAM dan Tokoh Pemuda Sulawesi Utara Mario Mamuntu,S.AB yang juga menerima setiap pengaduan dan aspirasi masyarakat
meminta kepada pihak kepolisian agar bisa mengambil tindakan tegas dan melakukan proses hukum kepada terduga oknum pelaku perampasan mobil milik masyarakat yang tak berdaya
“Dengan banyaknya laporan masyarakat sulawesi utara dengan dugaan kasus perampasan unit kendaraan mobil yang menimpa warga masyarakat
kami meminta Kapolres Bitung AKBP Albert Zai dan Kapolda Sulut yang baru Irjen Pol Roycke Harry Langie dapat memberikan efek jerah terhadap diduga pelaku perampasan dengan melakukan proses hukum
Tentunya kami akan terus mengawal kasus ini dan mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,”Tutur Mamuntu melalui via watshapp nya.
(FerM)





